Tugas Analisis Masalah

Kelompok 2

  • Aris Sandi
  • Hadiyan Rahimi
  • Indah Etikasari
  • Jessica
  • Kevin Sunjaya

Gambar: Anggota DPR yang tertidur saat sidang berlangsung (#2)

Hasil Analisis PESTEL:

  1. Politik                    : Kasus ini menunjukkan kelalaian para anggota DPR dalam mengemban tugas sebagai penampung aspirasi, pembela, dan wakil rakyat. Mereka telah melupakan tugas utama yang mereka jalankan setelah dipercaya oleh masyarakat yang memilih mereka saat pemilu berlangsung.
  2. Ekonomi              : Korupsi uang dan waktu secara langsung terjadi ketika para anggota DPR tidak melaksanakan tugas mereka. Waktu yang ada di tempat kerja menjadi waktu tidur yang semestinya mereka lakukan di rumah masing-masing. Begitu pula dengan uang rakyat yang digunakan untuk menggaji mereka yang berbanding terbalik dengan dedikasi yang mereka berikan untuk membela rakyat kecil di negeri kita.
  3. Sosial                     : Semakin maraknya pelanggaran yang dilakukan oleh para anggota DPR seperti tidur atau bolos ketika rapat berlangsung menjadi suatu hal yang lazim terjadi dan tidak dapat dipungkiri bahwa pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, yang dulunya hanya dilakukan oleh satu dua orang, menjadi suatu fenomena sosial di kalangan anggota DPR yang kerap kali dilakukan secara massal.
  4. Teknologi            : Teknologi yang semakin canggih belum digunakan secara maksimal oleh para anggota DPR untuk meringankan tugas mereka dalam menyejahterakan bangsa kita.  Sebaliknya, teknologi yang ada digunakan hanya untuk menambah kenyamanan mereka dan bersenang-senang saja dalam menghabiskan waktu di tempat kerja.
  5. Environment      : Lingkungan yang dilengkapi dengan fasilitas, sarana dan prasarana yang sangat lebih dari cukup dianggarkan terlalu mahal dan hanya digunakan untuk memanjakan diri para anggota DPR.
  6. Legal                      : Belum ada peraturan atau undang-undang yang memuat sanksi akan yang diberikan anggota DPR yang secara khusus tertidur ketika bekerja. Bukan mereka yang tunduk kepada hukum melainkan hukum yang tunduk kepada mereka.

Solusi

Untuk menghilangkan kebiasaan para anggota DPR yang mudah mengantuk dan tertidur ketika sedang bekerja, kami dari kelompok 2 memperkenalkan SENSOR KANTUK. Sensor ini dapat dipasangkan pada setiap meja para anggota DPR. Sensor ini akan mendeteksi gerakan mata dan aktivitas otak orang-orang yang mulai merasa mengantuk dan memiliki berbagai macam cara untuk membangunkan mereka yang tertidur, mulai dari alarm yang bunyinya sangat nyaring, semprotan air, sarung tinju, hingga listrik bertegangan rendah. Mereka yang tertidur akan dibangunkan oleh salah satu dari 4 cara di atas dan kemudian kursi mereka akan membawa mereka ke depan ruangan. Orang tersebut kemudian akan dilemparkan ke luar melalui jendela oleh tangan mekanik dari kursi yang sebelumnya mereka duduki dan beberapa kolam yang terletak di sekitar gedung akan menunggu mereka di bawah. Kolam-kolam tersebut masing-masing berisi antara lain ikan piranha, belut, lumpur, hingga lendir berwarna kehijauan. Orang tersebut tidak diperkenankan mandi atau mengganti baju sebelum tiba di rumah masing-masing. Selain itu akan diberikan pula penghargaan bagi mereka yang paling banyak tertidur dan pemotongan gaji sebesar 10% setiap kali mereka tertidur. Diharapkan solusi ini dapat mengurangi jumlah anggota DPR yang tertidur selama rapat berlangsung.

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s